Kamis, 14 Agustus 2008

Pembangunan Akomodasi

PERSYARATAN HOTEL

A) Persyaratan fisik
1. Lokasi
Untuk menjamin kenikmatan tamu pencemaran lingkungan yang disebabkan suara bising, bau tidak sedap, debu dan asap harus dihindarkan.
2. Jumlah kamar
Sekurang-kurangnya 30 kamar yang terdiri dari:
2.1. Dormitory style yang berkapasitas:
a) 40 orang ………………… 2 buah
b) 20 orang ………………… 2 buah
c) 10 orang ………………… 2 buah
d) 4 orang ………………… 5 buah
2.2. Dua bangsal yang berkoridor di tengah dengan
kamar kiri dan kanan 16 kamar twin untuk 32 orang
2.3. Tiga bungalow yang mempunyai kamar suite
Sebanyak 3 buah untuk 3 double rooms

3. Ruangan Umum
Ruangan umum terdiri dari:
a) Lobby
b) Ruang makan
c) Bar
4. Kebun
Tersedia kebun atau lapangan rumput terpelihara.
5. Tempat masuk
Tersedia tempat masuk (entrnce) terpisak untuk dan barang-barang keperluan hotel
6. Lobby
Tersedia tempat duduk sekurang-kurangnya 12 tempat
duduk.
7. Kantor Depan
7.1. Tempat penerimaan tamu
7.2. Tempat penerangan
7.3. Tempat pembayaran
7.4. Tempat penitipan barang-barang berharga
7.5. Ruang penitipan koper
8. Toilet Umum
Tersedia toilet umum sekurang-kurangnya 3 (tiga) untuk pria dan 2 (dua) untuk wanita.
Dilengkapi:
(a) Urinoir
(b) Tempat cuci muka dengan kaca rias
(c) Alat pengering tangan
Untuk wanita ditambah dengan
(d) W.C.
(e) Kaca rias dan kursi

B) Makanan dan Minuman
1. Ruang makan
Luas lantai sekurang-kurangnya 100 m2.
2. Perlengkapan
Tersedia perabot ruang makan dalam jumlah dan mutu yang cukup serta perlengkapan lainnya
a. Linen
b. Silverware
c. Chinaware
d. Glassware
3. Bar
Tersedia ruang bar dengan ukuran lantai lebih kurang 40 m2.

C) Fasilitas Penunjang
1. Ruang perkantoran untuk pengelolaan hotel dan pulau
2. Ruang linen
Tersedia ruang penyimpanan linen denagn ukuran yang cukup.
3. Kamar pelayanan (Room boy station)
Setiap kelompok kamar tidur dilengkapi dengan kamar pelayanan sesuai lebutuhan
4. Ruang Laundry
Luas ruang laundry sekurang-kurangnya 40 m2
5. Dry Cleaning
Tersedia fasilitas dry cleaning yang berukuran 20 m2
6. Ruang Penyimpan Perabot
Tersedia ruangan yang cukup luas untuk penyimpanan perabot hotel.
7. Ruang Pemeliharaan dan Perbaikan Perabot
Tersedia ruangan peralatan pemeliharaan dan perbaikan perabot
8. Dapur
Tersedia dapur dengan luas lantai sekurang-kurangnya 45 m2.
8.1. Perlengkapan
a. Dinding dilapisi tegel
b. Ruang/dapur mempunyai tempat masak, washbasin dan toilet untuk karyawan
c. Ruang tersebut dihubungkan dengan ruang makan oleh pintu berdaun dua yang dapat bergerak dua arah (swinging door).
d. Dapur terdiri dari:
o Kamar pendingin
o Bagian persiapan
o Bagian masak
o Bagian makanan dingin
o Bagian santap pagi/pantry
o Bagian pencucian alat makan, minum dan masak
9. Tempat Penyimpanan Makanan dan Minuman
Tersedia secara terpisah:
9.1. General store
9.2. Beverage store
10. Ruang Penerimaan Bahan Makanan
Tersedia ruang penerimaan bahan makanan dan barang-barang lain.
11. Pembuangan Sampah
Tersedia tempat pembuangan sampah yang tidak meng-ganggu lingkungan dan kenyamanan tamu serta dibersih-kan setiap hari.

D) FASILITAS KARYAWAN
Tersedia:
1. Pintu masuk khusus
2. Fasilitas mandi
3. Kamar ganti pakaian untuk karyawan wanita dan pria
4. Ruang makan

E) INSTALASI TEKNIK
1. Air
1.1. Tersedia air untuk setiap kamar tidur sebanyak 750 liter
1.2. Tersedia instalasi air panas.
2. Listrik
2.1. Tersedia cukup aliran listrik secara terus menerus dan
pembangkit tenaga listrik cadangan
2.2. Penerangan disetiap kamar tidur termasuk kamar mandi
sekurang-kurangnya 10 watt/m2.
2.3. Sekurang-kurangnya ada 2 stop kontak disetiap kamar
dan 1 di kamar mandi
2.4. Tersedia lampu meja kecil di kamar tidur
2.5. Tersedia lampu baca yang baik dekat tempat tidur dengan tombol yang mudah dicapai (twin bedded rooms & bungalows saja)
2.6. Tersedia lampu di kamar mandi
2.7. Tersedia lampu dekat pintu masuk di dalam kamar tidur (twin bedded rooms & bungalows)
3. Sistem Pendingin
3.1. Untuk bungalow, setiap kamar tidur dilengkapi dengan
sistem pendingin yang mudah diatur sendiri oleh tamu
3.3. Ruangan mempunyai system ventilasi yang baik
3.4. Semua kamar mandi dan WC mempunyai ventilasi yang baik.
4. Pengamanan
4.1. Koridor dan tangga dipisahkan oleh pintu yang
Membuka ke arah tangga.
4.2. Pemasangan alat-alat tanda bahaya dan pemadam
kebakaran yang memenuhi syarat.
5. Saluran Pembuang Air dan Kotoran
5.1. Semua air kotor disalurkan melalui pipa penyaluran
Yang lancar. Air ini dikumpulkan dalam kolom yang berfungsi sebagai pengendapan dan pembersihan kimiawi, sebelum dibuang ke laut (terbebas dari pencemaran). Air laut di sekitar pantai dan pulau benar-benar bersih dan sehat untuk berenang, jangan sampai tercemar oleh air buangan dari daratan.
5.2. Khusus untuk dapur tersedia saluran pembuangan
menuju kolom pengumpul dan pembersih kimiawi.

F) FASILITAS INSTALASI PELAYANAN TAMBAHAN
1. Kolam Renang
1.1. Adanya kolam renang air tawar yang memenuhi syarat
1.2. Adanya ruang ganti pakaian yang terpisah untuk pria dan wanita, dilengkapi:
a. Locker
b. Toilet
c. Handuk
d. Shower
e. Ruang cuci dan bilas
1.3. Adanya penjaga kolam dan pelatih renang.

Tempat Berkemah

PERSYARATAN TEMPAT BERKEMAH
01) Lokasi
1.1. Terpisah dari keramaian dan kebisingan
1.2. Mudah dicapai
1.3. Ada jalan menuju lokasi
02) Luas
Luasnya lebih kurang 0,25 ha
03) Keadaan fisik
3.1. Cukup padat dan mempunyai daya serap (tidak becek)
3.2. Ditumbuhi rumput-rumput
3.3. Ditanak pohon-pohon peneduh
04) Pagar tanaman hidup
Berfungsi sebagai pengaman penyelenggaraan keleluasan pribadi (privacy) dan sekaligus sebagai unsure penghijauan serta keserasian lingkungan
05) Area perkemahan
Area kelompok pria terpisah dari area kelompok wanita dan area kelompok keluarga
06) Air bersih
Air bersih disalurkan ke tempat-tempat perkemahan melalui kran-kran air segar, bias dipergunakan masak dan MCK

07) MCK
Bersifat semi permanen untuk fasilitas mandi/cuci, kakus yang memenuhi persyaratan kesehatan
08) Penerangan
Penerangan listerik hanya untuk bangunan-bangunan fasilitas yang berada di luar area perkemahan
09) Tempat masak
Sifatnya semi permanen untuk masak dan makan
10) Pembuangan air
Saluran pembuangan air kotor disediakan tempat yang diperlukan. Hanya air yang sudah dibersihkan saja yang boleh dialirkan ke laut. Ada tempat pengumpul besar
air kotor, tempat pemerosesan diberi zat kimia, tempat
pengendapan akhir sebelum dialirkan ke laut atau sungai.
11) Tempat sampah
Tempat-tempat pembuangan sampah sederhana (semi permanen) yang strategis letaknya, dikhususkan untuk sampah. Pembangunannya disesuaikan dengan persyaratan kehidupan lingkungan yang sehat dan nyaman.
12) Api unggun
Fasilitas untuk api unggun bahan-bahannya harus didtangkan dari luar area –perkemahan
13) Peralatan berkemah
Harus tersedia tenda dan alat-alat yang bisa disewakan antara lain:
a) 4 buah tenda peleton yang berkapasitas 160 orang
b) 5 buah tenda regu yang berkapasitas 100 orang
c) 5 buah tenda komando yang berkapasitas 40 orang
14) Pencegahan kebakaran
Tersedia alat dan bahan pencegah kebakaran di tempat-tempat tetentu (pos pencegah/pemadan kebakaran)
15) Olah raga
Disediakan fasilitas untuk kegiatan olah raga darat dan laut

Pentahapan Pembangunan

PENTAHAPAN RENCANA PEMBANGUNAN

Rencana pembangunan dan pengembangan pantai dan pulau dapat dibagi atas:
A) Tahap Pertama
01) Alur masuk ke dermaga
02) Pintu gerbang
03) Pos keamanan
04) Restoran
05) MCK termasuk kamar bilas dan locker
06) Menara air
07) Pembangkit tenaga listerik
08) Sistem pengaturan pembuangan air limbah dan roil
09) Jalan setapak
10) Rumah karyawan
11) P.P.P.K
12) Tempat pemadam kebakaran
13) Tempat bermain anak-anak dan fasilitasnya
- Tanpa bayar
- Dengan membayar
14) Tempat pembuangan sampah
- Bak sampah kecil
- Bak tempat pengumpul sampah
15) Pondok pandang
16) Parasol/shelter
17) Tempat berkemah
18) Kantor pengelola
19) Taman
20) Penanaman pohon pelindung laut dan darat


B) Tahap Kedua
01) Fasilitas olah raga air dan olah raga darat
02) Akomodasi berbentuk bedeng/barak
03) Ruang pertemuan
04) Restoran lengkap
 Bar
 Discotheque
 Dining hall
05) Fasilitas untuk bermain (games)
 Billiard
 Pinball
 Computer games
 Bridge
 Catur
 Halma dsb
06) Fresh water swimming pool
C) Tahap Ketiga
01) Restoran di tengah laut (sunken ship restaurant)
02) Akomodasi untuk Middle and High Income guests
03) Reklamasi pantai
04) Sauna, tennis, archery, dan clay pigeon shooting
05) Indoor swimming pool (fresh water)
06) Conference room (execuitives)
07) Dermaga lengkap
o Untuk perahu
o Untuk speed boat
o Untuk kapal motor
08) Lapangan tennis/squash
09) Lapangan golf (di sekitar pantai/pulau yang luas)

Pohon Pelindung

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN POHON PELINDUNG

Laut antara pantai dengan tempat tumbuhnya bakau dekeruk/ diperdalam. Pasir kerukan sebahagian dibuang ke pantai untuk menambah lebarnya pantai. Sebahagian lagi dibuang ke tengah yang merupakan tumpukan pasir tempat menanan pohon bakau.
o Sebelum pohon bakau tumbuh dan berkembang dengan baik, pengunjung dilarang menggunakan speed boat dengan kecepatan tinggi yang dapat mengganggu pertumbuhan pohon-pohon tersebut.
o Sebaiknya disekitar pohon bakau diletakkan karang hidup untuk menahan pasir dan dasar laut.

REKLAMASI PANTAI
o Kalau tidak melanggar peraturan daerah, sebaiknya pantai sempit (kurang lebar) direklamasi.
o Kalau ada karang di pinggirnya, sebagian karangnya dipindahkan agak ke tengah, sejauh 50 meter dari garis air pasang terendah, guna menahan pasir dan tempat biota laut berkembang biak tanpa terganggu oleh pengunjung.
o Karang hidup yang tersisa di pinggir laut bisa dipergunakan pengunjung mempelajari biota yang hidup di sana tanpa mengusik mereka. Mereka harus belajar mencintai makhluk yang ada di karang tersebut, bukan mengganggu, apalagi sampai mengambil dan membawanya pulang ke rumah mereka masing-masing.
o Harus dijaga agar cekungan dasar laut yang dikeruk mempunyai kemiringan yang tidak terjal. Dengan kata lain, kedalaman laut berangsur-angsur. Diusahakan sejauh 50 meter dari garis pantai yang baru direklamasi, kedalaman airnya mulai dari 50 cm – 150 cm, ketika pasang surut, dan dari 50 meter ke tengah kedalaman laut sejak 150 cm sampai 3 meter atau lebih.

PENYELAMATAN DAN PENGAMANAN PARA PENGUNJUNG
o Tempat-tempat yang berbahaya harus dipasang rambu-rambu peringatan dan tetap diawasi.
o Setahap demi setahap, penjaga keselamatan & keamanan pengunjung ditambah dan dilatih terus-menerus agar mahir menyelamatkan/mengamankan para pengunjung yang meng-hadapi atau mengalami hal-hal berbahaya di tengah/sekitar laut wilayah tugas mereka (rujukan: baywatch dan/atau coast guard training movies).
o Diusahakan agar tersedia pelatih renang dan selam resmi, terlatih dan bersertifikat, secukupnya.
o Perlengkapan penyelamat, pengobatan (minimal P3K) untuk perenang, penyelam serta pengunjung lainnya, dan dokter (puskesmas dan apotek) seyogianya tersedia di sekitar kawasan wisata tersebut. Fasilitas tersebut harus mudah dicapai dan bisa dipergunakan cepat.
o Brosur, buku panduan (manual/guide book) dan peta/denah kawasan untuk pengunjung; nautical chart (peta laut), daftar pasang naik & surut beserta ramalan cuaca selalu tersedia untuk para petugas yang melaut atau yang memerlukannya.
o Kelaikan perlengkapan yang akan dipergunakan pengunjung dan batas daya muat/angkut harus diperhatikan, yang merupakan kewajiban mutlak dan tidak boleh dilalaikan para petugas bersangkutan, agar kecelakaan di pantai dan di laut bisa diminimalisasi dan diusahakan sampai titik 0.
o Para perenang, penyelam dan pemancing dari daerah lain harus mematuhi petunjuk dan aturan-aturan setempat. Demi keamanan dan keselamatan yang belum berpengalaman atau belum mengenal medan, mereka harus didampingi pemandu atau pawang lokal yang telah mendapat izin operasi dari pejabat yang berwewenang.

Zonisasi

Zonisasi Pantai & Pulau

01) Zone Pelayanan
02) Zone Akomodasi
2.1. Tipe C ( Grade III )
2.2. Tipe B ( Grade II )
2.3. Tipe A ( Grade I )
2.4. Tipe Deluxe
03) Zone Pelengkap
04) Zone Perkemahan
05) Zone Rekreasi
06) Zone Cadangan

Program Pengadaan Fasilitas
01) Dermaga
02) Pintu Gerbang
03) Pondok Pandang
04) Pos Keamanan
05) Shelter / Parasol
06) Warung-warung / Kafetaria
07) Souvenir Shop
08) Toilet
09) Taman
10) Plaza
11) Prasarana / Sarana

Program Besarnya Fasilitas
01) Dermaga
Fungsi:
 Sebagai tempat berlabuh kapal-kapal motor / perahu-perahu.
 Tempat pengunjung naik/turun kapal dan perahu
Kebutuhan Ruang:
 Dermaga
 Tempat istirahat/tempat tinggal/melihat-melihat di laut

02) Pintu Gerbang
Fungsi:
 Sebagai tempat pengawasan para pengunjung
 Sebagai tempat penerimaan para pengunjung
Kebutuhan Ruang:
 Ruang Penjagaan
 Ruang Administrasi

03) Pondok Pandang
Fungsi:
 Sebagai tempat istirahat / berkumpul dan santai
 Untuk memberikan pelayanan kebutuhan makan dan minum para pengunjung
Kebutuhan Ruang:
 Ruang tempat duduk-duduk para pengunjung
 Taman sekitarnya sebagai peneduh atau sebagai penyemarak lingkungan

04) Pos Keamanan
Fungsi:
 Untuk menjaga keamanan pengunjung dan lingkungan kawasan pantai / pulau
 Untuk mengatur para pengunjung
 Untuk menjaga keselamatan para pengunjung, teristimewa para pengunjung yang berenang atau melakukan olah raga air
Kebutuhan Ruang
 Ruang penjaga
 Ruang pantry
 Teras dan Pertamanan

05) Shelter / Parasol
Fungsi:
 Sebagai tempat berteduh sementara para pengunjung
 Sebagai tempat melihat-lihat pemandangan
 Sebagai tempat nerkumpul
Kebutuhan Ruang
 Pengerasan ruang di bawah shelter
 Tanah sekitar shelter

06) Kafetaria / Restoran
Fungsi:
 Sebagai tempat istirahat sementara para pengunjung
 Untuk memberikan pelayanan kebutuhan makan dan minum para pengunjung
Kebutuhan Ruang:
 Ruang untuk pelayanan
 Dapur tempat memasak / cuci
 Teras dan taman

07) Souvenir Shop
Fungsi:
 Sebagai tempat menjual barang-barang kerajinan
Kebutuhan Ruang:
 Los-los tampat berjualan berbentuk panjang atau kios-kios kecil
 Teras



08) Toilet
Fungsi:
 Memberikan pelayanan kepada pengunjung dan karyawan kawasan
Kebutuhan Ruang:
 MCK pria dan wanita
 Urinoir
 Wastafel

Lokasi Pepohonan

LOKASI YANG MEMERLUKAN PEPOHONAN

01) Peneduh dan pengamanan tempat memancing
02) Pembatas dan penjaga kestabilan tepi pantai
03) Tempat bermain di tepi pantai
04) Plaza dan pertamanan tepi pantai tempat menikmati pemandangan
05) Pelindung dan pembatas tempat bermain dan jalan setapak
06) Sebagai pembatas area di tepi pantai
07) Sepanjang jalan setapak di tepi pantai

Program Lanskap

PROGRAM LANSEKAP

Beberapa fungsi pohon dalam kaitannya dengan desain lansekap:

01) Sebagai pengubah suhu
02) Pematah angin
03) Peredam suara
04) Perlindungan terhadap air
05) Perlindungan dari sinar/pantulan matahari
06) Pencegahan erosi
07) Sebagai sirkulasi
08) Pembatas visual
09) Pembatas fisik
10) Untuk memperindah
11) Sebagai lembaga